Renovasi praktis untuk atap rumah Anda bisa dilakukan dengan metode oversheeting (menimpa atap lama tanpa bongkar total) atau menggunakan material modern seperti atap UPVC dengan sistem interlock agar pemasangan lebih cepat dan efisien.
Renovasi Praktis ala Dwikon
ganti rangka baja ringan dan atap lama dipakai lagi
Berikut adalah panduan praktis untuk renovasi atap Anda di tahun 2026 :
1. Metode Renovasi yang Efisien
● Oversheeting : Metode ini memungkinkan Anda memasang atap baru di atas atap lama, sehingga tidak perlu membongkar atap secara total atau mengosongkan rumah.
● Material UPVC Interlock: Beberapa jenis atap UPVC terbaru memiliki fitur interlock yang hanya memerlukan penyekrupan di satu sisi, sehingga pengerjaan jauh lebih cepat.
● Rangka Lama Ganti Baja Ringan Dan Atap Lama Pakai Kembali : Cara ini sering Dwikon Avenue terapakan dibanyak proyek yang kami kerjakan untuk menekan anggaran,dengan melihat kondisi atap lama yang masih 75% layak pakai. Jika mau hanya di cat kembali atap lama kinclong dah seperti atap baru .
2. Pilihan Material Atap (Iklim Tropis)
Untuk daya tahan maksimal di Indonesia, Anda bisa mempertimbangkan:
● Atap Bitumen: Unggulan untuk atap miring.
● Atap Beton: Sangat tahan terhadap panas dan perubahan cuaca.
● Atap Metal Pasir: Populer karena tahan lama dan meredam suara.
3. Tips Tambahan
● Rangka : Jika rangka kayu sudah lapuk atau terkena rayap, segera ganti dengan baja ringan untuk keamanan jangka panjang.
● Kemiringan: Pastikan kemiringan atap berada di kisaran 25–35 derajat agar air hujan mengalir dengan sempurna dan tidak terjadi kebocoran.
● Estimasi Biaya: Secara umum, biaya renovasi atap (rangka + penutup + tenaga kerja) berkisar antara Rp250.000 hingga Rp750.000 per meter persegi.
Jika masalahnya hanya kebocoran ringan, Anda mungkin cukup menggunakan pelapis anti bocor (waterproofing) dan membersihkan talang air secara berkala. Semoga renovasinya berjalan lancar!